
Perjalanan survei team tanggap bencana BEM KM dan dibantu rekan-rekan fakutas hari ini Sabtu, 6 November 2010 di daerah jalan Magelang, Muntilan sampai Daerah Borobudur mulai pukul 12.30 WIB samapi pukul 18.30 WIB mendapatkan hasil yang kemudian telah di bahas dalam Rapt Koordinasi yang dilakukan BEM KM dengan Lembaga Fakultas malam ini.
Team Survei yang di bagi menjadi 4 team ini melaksanakan tugas untuk mendata barak pengungsian baru pasca erupsi gunung berapi yang terjadi tanggal 5 November 2010. Setelah dilakukan survei ternyata banyak barak pengungsian yang hampir seluruhnya masih banyak kekurangan baik tenaga relawan maupun logistik.
Dari total sekitar 15 barak pengungsian yang ditangani ternyata masih terdapat sekitar 30 barak pengungsian yang belum sempat tersurvei. hal ini dikarenakan posko yang dibangun pasca erupsi kemarin tidak melakukan koordinasi dengan barak pengungsian pusat sehingga mayoritas barak pengungsian melakukan aktivitas pengungsian tanpa team relawan.
Berikut data hasil survei yaitu meliputi data jumlah pengungsi dan kebutuhanya :
PEMDA UNIT 1 DAN 2 SLEMAN
Koordinator :Harman 085643067830
Jumlah Pengungsi : 410
Kebutuhan : Pamper(ukuran S , M), susu bayi, makanan bayi, sabun, pembalut, pakaian dalam wanita, selimut
Butuh relawan
GOR Sleman
Koordinator :Ida 081578517654
Jumlah Pengungsi :>2000
Kebutuhan :Alat mandi, handuk, minyak kayu putih, tisu basah, sendok plastik, piring plastik, gelas plastik, sembako
Butuh relawan
Desa Salam KM 20
Koordinator : Warji 081903856031
Jumlah Pengungsi :1300
Kebutuhan : logistik, Pmpers, alat mandi, selimut, kebutuhan bayi, pembalut, masker, sembako
Butuh relawan
KPRI Borobudur
Koordinator : Narsih 081903831025
JUmlah Pengungsi :400
Kebutuhan : alat mandi, selimut, perlengkapan bayi, kompor, panci, pakaian
Butuh relawan
Balai Desa Borobudur
KOordinator : 085643197836
Jumlah Pengungsi :101 koord 8 titik : Pondok RMJ (266), SMK MUH (710), B.D Wanurejo (108), TIC (43), KPRI (317), MAN MAARU (62)
Kebutuhan :baju dalam, seimut, handuk, tikar, aat mandi, perlengkapan bayi, susu bayi, bubur bayi, remason, perengkapan lansia, termos Butuh relawan
Butuh relawan
Kelurahan Desa Caturharjo
Koordinator :Iwan 81904264150
Jumlah Pengungsi : koord 11 titik (jumlah 4000)
Kebutuhan : sarimi, kebutuhan bayi, air mineral, peralatan mandi, minyak kayu putih
Desa Parimo
Jumlah Pengungsi :600
Kebutuhan : SGM, sembako, bumbu dapur, minyak,
Butuh relawan
Desa Selak
Koordinator : Alif 081931739895
Jumlah Pengungsi : 250
Kebutuhan : alat mandi, obat, masker, lilin, Butuh relawan
Titik baru : mungkit, sonelen, gondang)
Desa Jlantah
Koordinator : Mimin 0818464650
Jumlah Pengungsi : 3150
Kebutuhan : air bersih, tikar, selimut, masker butuh relawan putri ntuk masak
Kelurahan Pandowoharjo
Koordinator : Supri 081392658115
Jumlah Pengungsi : 511
Kebutuhan : alat mandi, obat, sembako relawan, team medis
Posyandu Kenari
Koordinator :Darmini 081328346834
Jumlah Pengungsi :2470
Kebutuhan : handuk, selimut, sabun cusi
Titik lain : SMK 2 Sleman, SMA 1 Sleman, SMP 1 Sleman, SD Senggrah, SD Ceme
Masjid Agung Sleman
Koordinator : Luqman 8562598485
Jumlah Pengungsi :1100
Kebutuhan : dapur umum, makanan, pakaian dalam,susu ibu hamil, bayi, anak, selimut
butuh relawan
Data yang didapat memang belum spesifik namun harapanya data tersebut dapat mengambarkan kebutuhan dan kondisi pengungsi di lapangan.
Terkait dengan keadaan di daerah pengungsian. Mulai daerah jalan Magelang, hujan abu masih menyelimuti dengan tingkat ketelaban yang masih cukup tebal. Hal ini perlu diperhatikan karena abu vulkan yang mengandung senyawa silika dapat mengganggu kesehatan warga sekitar. Sehingga sebagai catatan penting bahwa daerah tersebut membutuhkan banyak masker pelindung.
Selanjutnya di daerah Jalan Magelang KM 20 sampai borobudur, lokasi pasca erupsi kemarin membuat daerah ini rusak parah. Vegetasi di daerah sekitar hampir seluruhnya hancur dan hal ini kemudian berdampak pada aktivitas didaerah sekitar. Selain itu, mulai jalan KM 20 samapai borobudur juga terjebak abu vulkan dan pasir yang menutupi sepanjang jalan hingga ketebalan 5 cm, hal ini menyebabkan jalan tersebut sulit dilalui kendaraan bermotor. Berbukti pasca hujan tadi sore, jalan tersebut sangat berbahaya, kondisi jalan yang licin mengakibatkan banyak kecelakaan didaerah tersebut.
Sekali lagi survei diatas bisa sedikit mengambarkan keadaan di posko bencana, sehingga diharapkan banyak relawan untuk kemudian dapat menjangkau posko-posko tersebut untuk segera mendistribusikan keperluan di masing-masing posko. bagi pembaca yang ingin ikut andil bagian dalam meringankan musibah ini, bisa menyalurkan melalui BankMandiri No.Rek. 1110004560377 a/n Lambang Wicaksono atau kontak089655183373 atau 085292158415 (lambang) atau bisa langsungg datang ke Gelanggang Mahasiswa UGM sekre BEM KM UGM.
Musibah ini bukan milik perorangan, tapi musibah ini adalah tanggungjawab bersama. mari saling mengulurkan tangan, memperkuat ukuwah, beristigfar bersama, dan saling menguatkan hati untuk menghadapi musibah ini. Bangsa ini kuat karena kepedulianya.

RSS Feed (xml)
0 komentar: on "TEAM TANGGAP BENCANA BEK KM UGM : SURVEI POSKO PENGUNGSIAN GUNUNG MERAPI DI MAGELANG"
Posting Komentar